Showing posts with label Praktek Ilmu. Show all posts
Showing posts with label Praktek Ilmu. Show all posts

Friday, May 27, 2011

Kanker Paru-paru dan Obat Herbal

Sebelum menjelaskan kanker paru-paru alangkah baik jika mengawalinya dengan mengenal terlebih dahulu paru-paru.

Menurut Om Wikipedia (hal: paru-paru) paru-paru adalah organ pada sistem pernapasan (respirasi) dan berhubungan dengan sistem peredaran darah (sirkulasi) vertebrata yang bernapas dengan udara. Fungsinya adalah menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah. Prosesnya disebut "pernapasan eksternal" atau bernapas. Paru-paru juga mempunyai fungsi nonrespirasi. Istilah kedokteran yang berhubungan dengan paru-paru sering mulai di pulmo-, dari kata Latin pulmones untuk paru-paru.

Sudah tahu tentang paru-paru? Bila sudah, kita lanjutkan pada penambahan ilmu lainnya yaitu tentang kanker paru-paru.

Setiap organ tubuh, khususnya paru-paru, pastilah masing-masing memiliki jenis penyakitnya. Kalau dalam hal penyakit paru-paru, banyak pula jenisnya. Tetapi pembahasan ini hanya membahas penyakit kanker paru-paru.

Dari situs Idafazz.com dijelaskan bahwa menurut World Health Organization (WHO), kanker paru-paru merupakan penyebab kematian uama dalam kelompok kanker baik wanita maupun pria. Sehingga penyakit kanker paru-paru merupakan salah satu penyakit yang berbahaya di antara penyakit kanker lainnya.

Idafazz.com menjelaskan lebih lanjut. Menurutnya, bekerja terkena paparan asbes, radiasi, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, gas mustard dan pancaran oven arang bisa menyebabkan kanker paru-paru, meskipun biasanya hanya terjadi pada pekerja yang juga merokok.

Pendapat dari Infopenyakit.com lebih memperjelas. Ia mengatakan penyebab terbesar timbulnya kanker paru-paru adalah merokok. Sedangkan sebagiannya lagi menurutnya disebabkan adanya kontaminasi udara sekitar oleh zat asbes, polusi udara oleh asap kendaraan ataupun pembakaran termasuk asap rokok.

Tentang penyebab timbulnya penyakit kanker paru-paru, kita telah paham. Maka kita perlu juga menghadirkan jenis-jenis kanker paru-paru bila memang ada. Dan ada juga jenis-jenisnya. Dalam situs Cancerhelps.com, dijelaskan bahwa ada dua jenis utama kanker paru-paru.

Pertama, adalah Non Small Cell Lung Cancer (NSCLC) dan yang kedua adalah Small Cell Lung Cancer (SCLC). Jenis Non Small Cell Lung Cancer (NSCLC) pun dibagi kembali menjadi tiga yaitu Karsinoma squamosa, Adenokarsinoma dan Karsinoma sel besar. Karsinoma squamosa adalah jenis kanker paru paling umum. Hal ini berkembang dalam sel yang menggarisi saluran udara. Jenis kanker ini seringkali disebabkan karena rokok.

Adenokarsinoma berkembang dari sel-sel yang memproduksi lendir (dahak) pada permukaan saluran udara (airways). Jenis kanker ini lebih umum. Dan terakhir, Karsinoma sel besar. Bentuk sel kanker ini bila di bawah mikroskop sesuai namanya: sel sel bundar besar. Sering disebut juga undifferentiated carcinoma.

Gejala Penyakit Kanker Paru-paru
1. Gejala kanker paru-paru menurut cara penulisan situs Infopenyakit.com
  • Batuk-batuk yang lama pada orang merokok
  • Kesulitan bernafas (nafas pendek)
  • Batuk mengeluarkan darah (meskipun jumlah sedikit)
  • Sering mengalami infeksi paru (pneumonia atau bronchitis)
  • Adanya nyeri dada, bahu dan bagian punggung
  • Suara yang berubah dari biasanya
  • Batuk lebih dari 2 minggu pada orang yang tidak merokok
  • Lainnya seperti susah menelan, leher dan wajah tampak membengkak, nafsu makan berkurang, hilangnya berat badan, cepat lelah atau lemah.
2. Gejala kanker paru-paru menurut cara penulisan situs Idafazz.com
  • Batuk yang terus menerus
  • Sakit dada yang nyeri dan dalam ketika batuk atau tertawa
  • Nafas pendek dan bengek seperti orang asma
  • Dahak berdarah, berubah warna dan makin banyak
  • Sering mengalami infeksi yang berulang, seperti radang paru dan bronkitis
  • Suara serak/parau.
  • Ujung jari membesar dan terasa sakit
  • Berat badan menurun dan kehilangan nafsu makan
  • Pertumbuhan dada yang tidak normal pada laki-laki
  • Emosi yang tidak stabil, mood berubah-ubah, lesu, depresi

Pengobatan Paru-paru dengan Herbal
Mengenai pengobatan, saya memilih jalur pengobatan tradisional saja. Dan saya ambil contekkannya dari situs Deherba.com.

Dijelaskan dari situs tersebut, jika memilih pengobatan kanker secara medis maka yang dilakukan adalah dengan operasi pembedahan untuk mengangkat sel kanker, terapi radiasi, kemoterapi, dan penyuntikan Photodynamic (PTD). Selain itu Deherba.com memberi alternatif lain, yaitu memilih pengobatan kanker dengan menggunakan herbal. Dengan cara seperti itu akan menghemat pengeluaran dan menghindari berbagai efek samping dari pengobatan kanker secara medis.

Ada salah satu herbal untuk pengobatan. Penurut penuturan Deherba.com adalah sarang semut yang sebagai herbal sebagai obat alami untuk kanker paru-paru. Sarang semut itu berasal dari hutan-hutan papua. Sarang semut ini banyak dilirik orang sebagai obat alternatif yang manjur.

Seperti yang tertulis pada situs Deherba.com bahwa hasil penelitian modern (secara ilmiah) menunjukkan bahwa sarang semut (Myrmecodia pendans) mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tanin, polifenol dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai antioksidan dan antikanker. Tentunya, itu dapat digunakan sebagai obat kanker dan tumor.

Demikianlah pembahasan kanker paru dan obat herbal sebagai kepanjangan tangan dari kesehatan dan kepanjangan tangan lagi dari ilmu Biologi. Walau, ya, sekedar pembahasan yang sederhana.


Salam Cerdas!

Tuesday, May 24, 2011

Flu dan Obat Flu Tradisional

Menurut Wikipedia, Influensa atau yang biasa dikenal flu di masyarakat adalah penyakit menular burung dan mamalia yang disebabkan oleh virus RNA dari famili Orthomyxoviridae (virus influensa).

Penyakit flu ditularkan lewat udara ketika si penderita bersin. Pada manusia, gejala umum yang terjadi adalah demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, hidung tersumbat dan mengeluarkan cairan, batuk, lesu serta rasa tidak enak badan. Dalam kasus yang lebih buruk, influensa juga dapat menyebabkan terjadinya pneumonia, yang dapat mengakibatkan kematian terutama pada anak-anak dan orang berusia lanjut.

Masa penularan hingga terserang penyakit ini biasanya adalah 1 sampai 3 hari sejak kontak dengan hewan atau orang yang influensa.

Penderita dianjurkan agar mengasingkan diri atau dikarantina agar tidak menularkan penyakit hingga mereka merasa lebih sehat.

A. Pencegahan
Wikipedia menjelaskan tentang bagaimana melakukan pencegahan terhadap penyakit flu.
  1. Sebagian besar virus influensa disebarkan melalui kontak langsung. Seseorang yang menutup bersin dengan tangan akan menyebarkan virus ke orang lain. Virus ini dapat hidup selama berjam-jam dan oleh karena itu cucilah tangan sesering mungkin dengan sabun
  2. Minumlah yang banyak karena air berfungsi untuk membersihkan racun
  3. Hiruplah udara segar secara teratur terutama ketika dalam cuaca sejuk
  4. Cobalah bersantai agar anda dapat mengaktifkan sistem kekebalan tubuh karena dengan bersantai dapat membantu sistem kekebalan tubuh merespon terhadap virus influensa
  5. Kaum lanjut usia atau mereka yang mengidap penyakit kronis dianjurkan diimunisasi. Namun perlu adanya alternatif lain dalam mengembangkan imunitas dalam tubuh sendiri, melalui makanan yang bergizi dan menjahui potensi-potensi yang menyebabkan influensa

  6. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa dengan mengkonsumi 200 ml yoghurt rendah lemak per hari mampu mencegah 25% peluang terkena influensa dikarenakan yoghurt mengandung banyak laktobasilus
B. Obat Flu Tradisional
Dari situs Kapanlagi.com menjelaskan tentang bagaimana mengobati flu secara tradisional. Kalau dengan obat-obatan kimia, lebih baik beli aja di warung, hehe...

Inilah obat tradisionalnya:
1. Zat Besi
Kenapa zat besi bermanfaat? Zat ini memiliki efek menguatkan sistem imun tubuh, mood, kehidupan seks dan kesehatan yang berhubungan dengan pernafasan. Saat Anda mendapatkan gejala-gejala flu awal, tambahkan asupan zat besi dalam diet Anda. Sebagai bonusnya, zat besi ini dapat sedikit membantu menurunkan gejala flu.

2. Bawang Putih
Bawang putih dipercaya memiliki banyak manfaat. Allicin adalah yang paling ampuh melawan flu. Menurut studi kandungan allicin dalam bawang putih dapat mengurangi resiko terjangkit flu dan menyembuhkan sakit flu dengan cepat. Tapi ada efek samping bagi penderita gula darah dan wanita hamil. Menurut tes bawang putih memang mampu membunuh virus influenza. Tambahkan bawang putih pada sop ayam, yang juga dipercaya meredakan gejala flu, lalu nikmati saat masih panas.

3. Bawang Merah
Kandungan dalam bawang merah tak jauh beda dengan bawang putih, yang mengandung kimia antiviral.Rendam potongan bawang merah mentah di madu, biarkan selama semalaman. Gunakan campuran ini seperti sirup obat batuk. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan banyak bawang merah dalam masakan saat sedang terkena flu.

4. Vitamin C
Memang berdasarkan penemuan baru vitamin c hanya mampu mencegah flu biasa dan mengurangi reaksi gejala-gejala flu. Namun meski demikian vitamin c tetap bermanfaat untuk melawan flu dan batuk.

5. Madu
Madu populer sebagai obat mujarab di beberapa budaya, menurut studi madu juga menunjukkan dapat membantu meringankan iritasi pada tenggorokan dan diyakini mengandung antioksidan dan anti bakterial. Madu juga terbukti meringankan batuk dan membantu tidur pulas pada anak-anak berusia satu tahun ke atas.

6. Ginseng
Kandungan dalam ginseng meningkatkan sistem imun tubuh, untuk itu tak salah jika ginseng disebut berkhasiat sebagai obat flu.

7. Jahe
Jahe dipercaya sejak dulu kala sebagai obat tradisional China dalam memerangi gejala flu. Dalam pengobatan India, ayurveda juga dipercaya hal yang sama. Jahe panas ditambah jeruk nipis dan madu bisa dijadikan minuman di saat hujan. Tapi bagi yang baru menjalani operasi,sebaiknya hindari minum jahe selama dua minggu.
Demikianlah pembahasan tentang kesehatan sebagai bagian dari ilmu Biologi yang langsung bisa kita praktekkan saat dibutuhkan.


Salam Cerdas!