Anak Genk Belagu, Gertak Saja! Ciut!

Kekuatan preman (lebih tepat anak genk) itu berjama'ah, dan memang segala macam kekuatan fisik akan semakin kuat kalau berjama'ah. Walau si preman itu krempeng-krempeng (kurus) doyan nyimeng, tetap saja beraninya setengah mampus menghadapi satu orang yang berotot. Namun ketika si individu preman itu sedang sendirian atau memakai kekuatan sendiri, dia itu ciut ketika melihat fisik agak berotot sedikit. Liciknya, preman bisa menggunakan taktik jahat yang membuat leluasa dan orang baik tidak bisa membuat taktik jahat yang membuat tidak leluasa. Beraninya si preman karena berani melanggar aturan hukum.

Saya sangat lucu waktu mendengarkan cerita-cerita teman kampus yang katanya anak preman, lebih tepatnya anak genk, yang menceritakan kegiatan dirinya yang suka tawuran, sok menjadi pahlawan, dll tentang kegiatan konyol anak genk brandal. Kenapa lucu? badan loyo dan culun saja sok cerita kebanggaan2 menjadi jagoan gila.

Nih, sikap menghadapi si anak genk yang resek, tanpa basah-basih langsung sikat:

"Dikira saya tuan rumah yang belagu di sekolah SMA, dan dia (santri) berani berkata, 'Jangan mentang-mentang orang sini', dikira saya belagu padahal dia yang belagu. Kebetulan ada dua kejadian. Yang pertama tanpa basah-basih, saya jepit lehernya, gak bisa nafas. Pada kejadian kedua, langsung tanpa basah-basih berkata , "Mau ente apa? Nanti hadapi saya saat pulang sekolah.' ketika bertemu, langsung saya berkata sambil mendorong, dan berrrrr.... dia gelapakan mundur kebelakang hampir jatuh. Selesai tanpa perlawanan"

"Ketika saya sedang duduk, waktu SMA kelas 3, tiba-tiba ada si anak genk menyentuh (keras) kepala saya. Mentang-mentang saya sedang loyo karena ada masalah fisik, dia berani menantang. Dikira saya diem saja ketika itu. Langsung saya dorong habis-habisan tanpa suara dan basah-basi fisik. Andai pernafasan saya kuat menghajar, bakalan bonyok habis-habisan."

"Saat kuliah ketemu lagi sama orang-orang genk resek, yang suka mengusik ketenangan orang lain. Langsung saya dorong kursi saat menghadapi dia. Hampir saja kursi mental jauh namun terhalang. Dan ujung-ujungnya ciut juga."

Dan masih ada lagi menghadapi orang-orang resek, sekali gertak bisa jadi ciut.

Jadi, sikap individu si anak genk tidak ada apa-apanya. Menjadi kuat ketika memang terjalin kesatuan kekuatan. Namun perlu mengukur nilai kekuatan dan keberanian, tentunya. Langsung saja LAWAN TANPA BASAH-BASIH!

0 Response to "Anak Genk Belagu, Gertak Saja! Ciut!"

wdcfawqafwef