5 Kaidah Kegiatan Keilmuan

Kisah Ibu RT dan Anak dalam Suasana HOME SCHOOLING:

“Bacalah nak”

“Aku gak bisa baca, Mamah”

“Bacalah, nak. Mudah kok.”

“Aku gak bisa baca, Mamah. Sulit.”

“Bacalah, nak. Mudah kok. Pasti bisa.”

“Aku gak bisa baca, Mamah. Sulit. Apanya yang bisa?”

Dengan kasih-sayang Ibu sampai akhirnya memeluk erat anaknya demi TERCAPAI kesempurnaan PIKIRAN ILMU yaitu si anak bisa membaca.

Dari kisah tersebut, maka saya akan MEMBUAT 5 KAIDAH (aturan) KEGIATAN KEILMUAN.

5 KAIDAH KEGIATAN KEILMUAN:

KAIDAH KEILMUAN:
Keilmuan adalah terjalinnya pengetahuan teratur disertai dengan terjalin teraturnya orang-orang berilmu yang saling bersandar dan memberi sandaran.

KAIDAH PENGAJAR:
Pengajar sebagai sandaran bagi pelajar maka keharusan pengajar sebagai sandaran yang benar harus selalu diperhatikan demi keilmuan.

KAIDAH PELAJAR:
Keharusan pelajar untuk belajar yaitu dengan memahami pengetahuan yang saling terjalin teratur besama orang yang sebagai sandaran untuk sampai pada kesempurnaan pikiran ilmu.

KAIDAH KEPUSTAKAAN:
Apa yang termuat dalam “kaidah pengajar dan kaidah pelajar” maka keharusan mengumpulkan buku/kitab untuk belajar harus memiliki jalinan yang teratur antar buku, juga memiliki kualitas sandaran yang benar. Apa yang disebut buku atau kepustakaan adalah sama halnya dengan pengajar.

KAIDAH WAKTU BELAJAR:
Demi pencapaian hasil belajar yang sesuai “kaidah pelajar” maka pengaturan waktu harus mendapat perhatian demi kepentingan belajar yang sistem disiplinnya termuat dalam “kaidah pelajar” dan kaidah kepustakaan.

Masing-masing 5 KAIDAH ini akan MELAHIRKAN BUTIR-BUTIR KAIDAH.

0 Response to "5 Kaidah Kegiatan Keilmuan"

wdcfawqafwef