Saturday, September 3, 2011

Sajak Mawar Berdarah

cinta segitiga

Setangkai bunga terlihat jatuh ditaman.
Bunga yang selalu hadir dalam percintaan
Tak di sangka, tak ada siapa dalam pandangan.
Lihat mawar merah berbalut darah, mengejutkan.

Darah siapa dalam mawar layu?
Mencekan suasana sore hati sayu.
Betapa jejak yang masih berkabut.
Bukanlah ini hal yang istimewa
Tentang mewah yang menusuk raga.
Tetapi, kejadian ini dalam mengulangan.

Sepi sendiri di taman buram percintaan.
Menatap kisah lalu dalam taman ini.
Seseorang yang mati tertusuk mawar berduri.
Bukanlah ini istimewa, tetapi ia mati saat cinta menekan.

Mawar berdarah menjadi kisah.
Hadir sebagai hantu saat ada hati keluh-kesah.
Hantu itu hadir, tanpa aku panggil
Saat aku masih sendu cintaku yang terpenggal.

Artikel Terkait

Saya seorang blogger yang senang berbagi. Sekarang saya sedang seirus mengurusi blog yang sedang anda lihat dan juga beberapa blog lainnya. Saya juga sebagai penulis Cerita Komedi Dunia Arafah Rianti