Kamis, 04 Agustus 2011

Inspirasi: Cita-Cita Menjadi Guru, Hati-Hati Rugi!

Menjadi guru tak lepas dari status honor.
Menjadi honor terkait penghasilannya
yang di bawah sejahtera.
Terkecuali di sekolahan tertentu
yang memang memberi lebih seukuran gaji PNS.

Bila masih honor,
harus segera berganti status menjadi PNS
atau mengajar di banyak sekolah, tetapi ini sangat sulit.
Lagipula tidak akan menjadi PNS langsung
pas pertama mengajar kecuali lulus tes PNS.
Tetapi lulus tes PNS sangat sulit.
Belum lagi quota PNS untuk tiap daerah dibatasi.
Hanya nasib yang akan menentukan.

Sehingga bagi para pelajar,
cita-cita (khususnya) menjadi guru harus hati-hati.
Hati-hati dalam hal ini, takut rugi.
Yang utama adalah rugi dalam hal keuangan.

Kita hitung.
Seolah-olah pengeluaran terkecil dari SD sampai SMA sebesar 500.000.
Setelah itu ditambah pengeluaran perguruan tinggi S-1
Nah, pengeluaran yang ini yang terbesar.
Sudah pengeluarannya besar,
Syarat menjadi guru harus S-1.

Misalkan pengeluarannya terkecil uang jajan:
Uang jajan perhari = 12.000
Uang jajan selama 15 hari = 180.000
Uang jajan selama 7 bulan = 126.0000
Uang jajan selama 4 tahun = 504.0000

Misalkan pengeluaran terkecil uang SPP:
Semester 1 = 400.000
Semester 2 = 400.000
Semester 3 = 400.000
Semester 4 = 400.000
Semester 5 = 400.000
Semester 6 = 400.000
Semester 7 = 400.000
Semester 8 = 400.000
Dijumlahkan menjadi = 320.0000

Dijumlahkan biaya kuliah selama 4 tahun sebesar 8240000.
Ditambah biaya sekolah menjadi 8740.000.

Lalu kita bercita-cita menjadi guru tercapai.
Mengajar di sekolah yang tidak terlalu terbelakang
juga tidak terlalu maju dengan honor sebesar, misal 200.000/bulan.
kita bagi 8740.000 : 200.000 = 43 atau sekitar 4 tahun.

Setelah kita hitung-hitung
ternyata balik modal selama 4 tahun.
Bila ingin mendapat keuntungan sebesar 8 juta
harus menunggu selama 4 tahun lagi.

Salam Cerdas!


Bacaan Lainnya



0 komentar:

 

Copyright www.elbuyz.blogspot.com